Sabtu, 07 Maret 2009

DESIGN PRE-STRESS GIRDER UNTUK JEMBATAN

Bagi yang sedang kuliah, terutama yang mengambil structur jembatan, akan sangat baik jika melihat artikle ini. Saya pernah punya pengalaman untuk design jembatan pre-stress girder, tidak begitu panjang, namun lumayan cukup sulit spesifikasinya karena harus bisa dilalui beban berat.
Beberapa code mengacu pada AASHTO, Indonesia juga punya peraturan jembatan sendiri (kebetulan saya lupa istilahnya, kalau gak salah : Bridge Management System (BMS)..kalau ada rekan yang ingat, bisa membetulkan).

Contoh pembangunan design girder pre-stress dari a-z diterangkan secara gamblang pada link berikut ini:
http://www.fhwa.dot.gov/BRIDGE/lrfd/fhwanhi04043.pdf

(Catatan: sengaja saya lebih suka menyebutkan link, karena mudah di klik dan penjelasannya akan lebih bagus daripada jika saya explain sendiri).

Artikle tersebut sangat bagus, terutama bagi yang baru saja memulai design jembatan secara riil.

Untuk girder sendiri, biasaanya pre-stress girder fabricator bisa memberi advice atau saran, karena mereka punya standar masing-masing.
Bahkan mudahnya, kita bisa saja minta calculasi dari mereka, lalu kita cek kesesuaiannya dengan basic design kita.

Fabricator balok girder pre-stress yang saya kenal misalnya: PT Wijaya Karya.

Kemuadian, untuk desain elastomeric bearing, kita bisa minta advice ke vendor tersebut tentang susunannya dan sebagainya. Biasanya kita cek saja dengan code yang ada.

Selamat membaca.........................

Rabu, 25 Februari 2009

Sheet Pile Design (Part2)

Saya temukan artikel yang sangat menarik tentang sheet pile design. Perhitungan sheet pile type cantilever untuk type granular & cohesive soil di bahas lumayan rinci di sini.
Mungkin anda tertarik...

SIlahkan buka di: http://www.pdhonline.org/courses/s151a/ch8_sheet_piling.pdf

Selain itu, US army corp of Engineer juga membuat manual sheet pile design, sangat menarik,
bisa di buka di situs: http://140.194.76.129/publications/eng-manuals/em1110-2-2504/entire.pdf

Karena tuntutan agar cost rendah, kadangkala kita seperti "terpaksa" membuat design dengan safety factor yang mepet, terutama untuk temporary structure. Tapi perlu diingat bahwa keselamatan manusia jauh lebih penting dari semua itu....

Senin, 09 Februari 2009

DESIGN SHEET PILE

Kira-kira tiga tahun lalu saya punya pengalaman menarik dalam design sheet pile (temporary structure) untuk galian dalam. Kebetulan areanya sangat luas dan tanahnya sangat lunak (cenderung seperti rawa).
Dari hasil penyelidikan tanah, di ketahui struktur tanahnya agak "unik". Tanah bagian atas sangat soft, tapi begitu sampai di elevasi 12 m, N-SPT nya naik langsung jadi 30 (dari 0 - 4). Padahal galian yang di perlukan adalah sedalam 13 m, sedangkan lebarnya sekitar 30 m.
Pennetuan design sheet pile jadi sangat susah, karena sheet pile tidak bisa tembus N SPT 30, lagian untuk membuat strut beam tidak bisa karena galiannya yang lebar.
Akhirnya, di buatlah design yang sangat murah dengan cara anchoring sheet pile ke belakang.
Sehingga hanya di perlukan walling beam di depan sheet pile, lalu ditarik pakai anchor ke belakang. Di belakan galian, di tancapkan lagi sheet pile untuk anchor.
Untuk mencegah moment pada kaki sheet pile, di buatlah shoot crete / lean concrete.
Hanya untuk pelaksanaannya, harus benar-benar di awasi agar tidak colapse.

Jumat, 30 Januari 2009

Kebocoran Pipa Bawah Laut

Sangat menarik untuk membahas kebocoran pipa bawah laut ( leak on the sub sea pipeline)..
Adakah yang bisa sharing untuk menghitung estimate location?

Makasih...

Minggu, 22 Juni 2008

Struktur Statis Tertentu (Statically Determinate Structure)

Struktur statis tertentu secara sederhana dapat dikenali dengan persamaan:

r = 3n
Di mana r = total number unknown reactive force and moment
n = total parts of structure members
Kita mengenal adanya simple beam, balok gerber, dan struktur sendi - rol lain yang masih dalam kategory ini. Kadang di lapangan kita dituntut untuk memberikan perhitungan cepat dan aman, sementara tidak tersedia buku, program komputer maupun scientific calculator. Untuk cepatnya, kadang struktur simple tersebut di asumsikan sebagai simple beam....tentu asumsi - asumsi lainnya akan mengikuti biar tidak salah pelaksanaannya..
Situs-situs di bawah ini menguraikan struktur statis tertentu ini dengan sederhana, gamblang dan menarik:
Selamat mempelajarinya.....

Senin, 16 Juni 2008

Sertifikasi Keinsinyuran

Sertifikasi Keinsinyuran! Sebenarnya penting gak sih?
Untuk jelasnya, bisa buka web site : www.pii.or.id

STRUKTUR RANGKA BATANG (TRUSS)

Bagi yang sedang mengambil kuliah di Teknik Sipil Semester II tentu sedang mempelajari Mekanika Teknik / Analysis Struktur II yang biasanya membahas Struktur Rangka Batang atau truss system.

Dalam analisis sebuah struktur rangka batang, di gunakan anggapan-anggapan sebagai berikut:

  1. 1. Batang-batang saling terhubung pada joint dengan hubungan sendi
  2. 2. Sumbu-sumbu batang bertemu di satu titik dalam joint tersebut
  3. 3. Beban-beban yang bekerja dan reaksi-reaksi tumpuan berupa gaya gaya terpusat yang bekerja pada ttik-titik buhul (joint)
Konsekuensi dari anggapan tersebut di atas:

  1. Pada batang-batang hanya terjadi gaya tarik atau desak aksial sentris
  2. Tidak terjadi gaya geser dan momen

Apiklasi truss pada dunia nyata tentu banyak, misalnya:

  1. Desain rangka kuda-kuda untuk atap
  2. Desain rangka jembatan system truss
  3. Menara komunikasi (sempat ngetop lho...waktu lagi banyak-banyaknya pembuatan menara komunikasi)
  4. Menara Listrik

Untuk struktur truss yang komplek, banyak sekali tersedia program komputer saat ini, seperti SAP, STAAD PRO. Bahkan untuk strucktur tertentu, seperti transmission tower, ada program spesifik tentang itu, mengingat ada beberapa standar khusus dalam design truss tersebut.